Cerita Dewasa Kurenggut Keperawanan Iin

Perkenalkan nama ku Bobi (Nama samaran), kali ini aku akan menceritakan cerita pribadiku saat merenggut keperawanan Iin, Saat itu aku meminta iin mengulum penisku,  “Iin sayang.. ayo donk…” pinta ku kepada Iin. Dengan ragu-ragu Iin pun memasukkan perlahan batang penis ku ke mulutnya, aku diamkan batang penis itu sambil kurasa-rasakan jilatan lidahnya yang liar itu.


Namaku Iin aku masih dukuk di bangku kelas 2 SMP. Orang bilang aku cantik, kulitku putih mulus, hidung mancung, sepintas aku irip indo. Tinggi badanku 160 cm, ukuran bra ku 34, cukup besar untuk gadis seusiaku.

Aku punya pacar dia kakak kelasku, Bobi namanya, kami sering bertemu di sekolah. Bobi seorang siswa yg biasa-biasa saja, di tdk menonjol di sekolahku. Aku tertarik denganya karena dia baik padaku. Entah kebaikanya itu tulus atau memang ada maunya. Dia juga mencoba

mendekatiku. Di sekolah aku teregolong populer. Banyak siswa laki-laki mencari perhatian padaku. Tp entah mengapa aku malah memilih Bobi

Singkatnya, aku pacara sama Bobi. Teman-temanku banyak yg menyayangkan aku pacaran sama Bobi, padahal masih ada si Jack anak seorang penguasaha, Si Heru yg selalu juara kelas, dan Si Ikbal jago basket, dan lainya. Entah mengapa aku tdk menaruh perhatian pada mereka-mereka itu.

Hubunganku dengan Bobi sudah berjalan hampir lima bulan. Pacaran kamu sembunyi-sembunyi, ya karena kami masih smp jadi kami masih takut untuk pacaran secara terang-terangan. Sebenrnya kedua orang tuaku melarangku untuk berpacaran, belum umurnya katanya. Tp apa boleh buat, kalau yg namanya cinta sudah melekat, apapun jadi nikmat

Sabtu siang sepulang sekolah aku janjian sama Bobi. Aku mau nemenin Bobi main kerumah temenya. Aku bilang ke ortu bahwa sabtu aku pulang agak telat karena ada pelajaran tambahan. Aku berbohong. Di tasku sudah kusiapkan baju dan celana panjang dari rumah. Sepulang sekolah, aku ke wc untuk mengganti seragamku dengan baju dan celana yg sudah kubawa dari rumah. Bobi pun begitu.

Dari sekolahku kerumah teman Bobi kami naik bis. Setibanya disana, aku diperkenalkan dengan teman Bobi, Iwan namanya. Rumahnya sepi, karena ortu Iwan sedang keluar kota dan pembantunya pun baru pulang kampung. Iwan juga bersama pacarnya, Norma. , sesekali kakak Iwan yg sudah menikah, datang ke rumah sekalian menengok Iwan dan membawakannya makanan. Kakaknya hari ini sudah datang tadi pagi dan akan datang lagi besok, demikian kata Iwan. Jadi di rumah itu hanya kami berempat. Kami ngobrol dan bercanda bersama.

Tak lama kemudian, Iwan dan Bobi pergi kedapur untuk menyiapkan makanan dan minuman untuk kami. Aku ngobrol dengan Norma, dari Norma, aku tau bahwa Iwan telah berhubungan selama kurang lebih satu tahun. Iwan dan Norma satu sekolah. juga si smp hanya berlainan dengan sekolahku. 15 menit kemudian, Iwan dan Bobi kembali dengan membawa minuman dan dua pirin makanan kecil.
Setelah menghidangkan makanan dan minuman itu, Iwan berdiri dan memutar dvd. filam baru katanya. Aku nggak ngerti, aku pikir cuma film bioskop biasa. Iwan menyilahkan kami minum. Aku minum minuman Bobgin yg diberikanya.Sepuluh menit berlalu, bersamaan dengan itu ada rasa aneh yg merasuki tubuhku.

Rasa… merinding hangat di layar tv tampak adegan seorang wanita bule yg sedang di entot dua pria negro. Aku berniat untuk pulang, tetp entah mengapa dorongan hatiku untuk tetap menontont film bokep itu. Mungkin karena aku baru pertama kali ini nonton film bokep. Badanku makin nggak karuan rasanya kepalaku serasa berat dan ah rangsangan di badanku semakin menjadi-jadi.
Aku lihat Iwan dan Norma sudah saling melepaskan pakaian mereka bugil dihadapan aku dan Bobi. Iwan dan Norma saling berpelukan, berpagutan tampak Iwan mnciumi toket Norma dan menghisap-hisap puting susunya, tampaknya mereka berdua sudah sering melakukanya.

Mereka berdua tampak tdk canggung lagi Norma mengulum peler Iwan persis seperti kejadian di film bokep itu. Norma juga sepertinya sudah terbiasa penis Iwan bak permen, dikulum, di hisap oleh Norma.

Bobi merapatkan tubuhnya kepadaku

“In.. kamu sayang aku nggak sich?”tanyanya padaku.

“Eh.. memang kenapa, Bob ?” kataku kaget karena aku masih asyik menyaksikan pergumulan Iwan dan Norma

“Aku pengen kayak mereka berdua” kata Bobi sambil menunjuk pada Iwan dan Norma yg semakin hot.

Tampak Iwan mulai menindih Norma, dan memasukkan batang penisnya ke lubang memek Norma. Dengan diikuti erangan kecil

Norma, Batang penis itu masuk seluruhnya ke lubang memek Norma. Gairahku semakin menggelora entah kenapa? Seluruh tubuhku merinBobg.

“Iin?”kata Bobi lagi.

“Eh nggak ah nggak mau malu.” kataku.

“Malu sama siapa Sayang?”kata Bobi.

Tangan Bobi mulai meraba dadaku. Kutepis pelan tangannya.

“Malu sama Iwan dan Norma tuh” kataku.

“Ah mereka aja nggak malu ayo dong In aku sudah pengen banget nih” kata Bobi.

“Ah..nggak ah “kataku.

Gairahku makin tak karuan mendengar erangan-erangan Iwan dan Norma. Tak terasa tangan Bobi mulai mumbuka kancing bajuku. Entah kenapa aku membiarkanya sehingga bajuku terlepas. Aku hanya memakai Bra dan celana panjang.

Adegan-adegan di tv bertambah hot sekarang cewek bule itu di entot 3 pria negro 2 pria itu memasukkan penisnya ke lubang memek dan pantatnya sedangkan satunya penisnya lagi di sepong oleh si cewek bule. Keempatnya terlihat sedang merasakan kenikmatan yg luar biasa. Tangan Bobi mulai meraba dan meremas-remas toketku yg ranum dan belum pernah sama sekali disentuh oleh siapapun.
“Sayang.. bh nya dibuka ya..” pinta Bobi

Aku mengangguk, aku jadi ingin merasakan lebih nikmat lagi. Dengan cepat Bobi melepaskan bh ku… aku sekarang sudah telanjang dada. Bobi mengulum puting susuku dan meremas-remas toketku yg masih kenyal.

“Toketmua nikmat sekali, sayang belum pernah ada yg menyentuhnya” kata Bobi sambil terus memainkan toketku.
“Belum Bob.. oocchhh.. nikmaatt Bob..terusss…jangan berhentii” kataku

Baru kali ini aku merasakan kenikmatan yg luar biasa itu. Kulirik Iwan dan Norma, mereka berdua sekarang bermain dengan gaya doggy style. Norma dengan posisi nungging dan Iwan menyodoknya dari belakang terdengar erangan dan rintihan mereka gairahku semakin menggila

“Sayang buka celanamu ya,, aku udah nggak tahan nich” pinta Bobi

“Jangan Bob… aku takut” kataku

“takut kenapa sayang..?”

“Aku takut hamil Bob” kataku

“Nggak bakalan hamil sayang… nanti aku keluarkan di luar memekmu, kalau hamilpun aku akan tanggung jawab.. percayalah…” katanya

Aku diam saat Bobi membuka kancing celanaku, aku diamkan saja, tak lama kemudian, dia melepas celana dan celana dalamku tampak gundukkan memekku dengan bulu-bulu yg lumayan tebal. Kini aku sudah bugil. Bobipun melepas seluruh pakaianya, kami berdua bugil.

Tangan Bobi meremas toketku. Kulirik Iwan dan Norma, eh mereka bersodomi Norma sudah biasa bersodomi rupanya, kulihat penis Iwan keluar masuk di lubang anus Norma sedangkan tangan kiri Norma menggesek-gesek memeknya sendiri yg sudah basah oleh lendir kenikmatan. Erangan Norma terdengar semakin liar.

Bobi pun terus mengerjaiku, tanganya mulai merayapi bulu memekku. Salah satu jarinya di tusuukan ke lubang memekku.
“Auwhh.. sakitt, pelan-pelan Bob” jeritku ketika jarinya memasuki lubang memekku.

Bobi agak sedikit menarik jari itu dan bermain di bibir memekku, tak lama kemudian memekku sudah basah.

“Sayang, Sepongin donk punyaku” pinta Bobi sambil menyodorkan batang penisnya ke wajahku.

“Ah…nggak ah” kataku meolak

“Kamu jijik ya..? punyaku bersih kok… ayo donk sayang… Norma aja berani tuh” pinta Bobi memelas

Baru pertama kali ini aku melihat dan memegang batang penis laki-laki. Ternyata Liat dan keras. Batang penis Bobi ternyata sudah tegang mengeras

“Iin sayang.. ayo donk…” pinta Bobi lagi.

Dengan ragu-ragu ku masukkan perlahan batang penis Bobi ke mulutku, aku diamkan batang penis itu sambil kurasa-rasa. Ih, kenyal banget.

“Sayang.. hisapin donk kayak kamu pas makan permen” Bobi mengajariku

Perlahan kuhisap-hisap, kujilati lubang penis itu dengan lidahku lama-kelamaan aku merasa senang menghisapnya, kuhisap keras.. ku sedot-sedot, kujilati, ku maju mundurkan penis itu di dalam mulutku, terdengar berulang kali erngan Bobi

“Ooohh.. ohhhh… nikmat sayang teruskan.. aahhhh” erangan Bobi

Tangan Bobi terus menggesek-gesek memekku. Sudah tdk terasa sakit lagi sekarang, mungkin sudah basah. Aku jadi senang menghisap batang penis Bobi terus kukulum, kuhisap, kujilati, kusedot-seodt ihh.. nikmat juga pikirku.

Tiba-tiba Bobi menarik batang penisnya dan langsung mengarahkan ku lubang memekku, aku pasrah, dimasukkanya batang penisnya ternyata meleset, Bobi melumuri tanganya dengan air liurnya kemudian tanganya itu di usapakan ke batang penisnya dan mencoba lagi memasukkan batang penisnya ke lubang memekku, ketika kepala penisnya masuk ke lubang memekku, aku menjerit.

“Auuwwhhh sakit Bob pelan-pelan donk” gairahku semakin meninggi.. aku ingin merasakan kenikatan yg lebih.

Bobi menusukkan batang penisnya ke lubang memekku pelan kurasakan sesak memekku ketika kepala penis itu masuk ke dalamnya, Bobi lagi menghentakkan batang penisnya sehingga amblas semuanya ke dalam lubang memekku.
“Aaaacchhhh periih banget Bob” kataku.

Bobi diam sejenak memberikan waktu kepadaku untuk menenangkan diri.

“Tenang Sayang, sebentar lagi kamu akan terbiasa kok ” katanya.

Perlahan-lahan Bobi mengocok batang penisnya di lubang memekku. Masih terasa perih sedikit, kocokkan Bobi sewmakin cepat.Aneh, perih itu sudah tak terasa lagi, yg ada hanya rasa nikmat yg luar biasa.

“Bob.. terus… occchhhh….ohhh…nikmatt” kataku

Sempat aku melirik Iwan dan Norma masih dalam posisi sodomi. Gimana rasanya di sodomi ya, pikirku.

Doni semakin menggencarkan kocokkanya, aku semakin mengglepar. ahh ternyata ngentot itu nikmat, surga dunia coba dari dulu.. kataku dalam hati..

“Bob oohh..ohh..aaku aakkuu” entah apa yg aku ingin ucapkan. Ada sesuatu yg ingin kukeluarkan dari dalam lubang memekku entah apa

“keluarin aja sayang…kalau kamu mau keluar” kata Bobi

“Ooohhh iya Bob.. aku mmau keluaarrr” tak lama kemudian terasa cairan hangat dari memekku.

Bobi terus mengocok batang penisnya. “kuat juga pacarku ini”, pikirku.

“Satu kosong, sayang” kata Bobi tersenyum.

Bobi menarik batang penisnya hingga keluar dari dalam lubang memekku, aku sedikit kecewa

“Kenapa dikeluarin Bob..”tanyaku.

“Kita coba doggy style, sayang ” jawabnya sambil membimbingku berposisi nungging.

Doni menyodokkan batang penisnya lagi sekarang badanku tersentak keras, terdengar erangan-erangan keras dari Iwan dan Norma, ternyata mereka sudah mencapai puncaknya kulihat sekujur tubuh mereka penuh peluh bercucuran., dan akhirnya mereka terkapar kenikmatan tampak wajah puas dari mereka berdua. Aku sudah hampir 4 kali keluar tp Bobi belum apa-apa dia terus mengocok batang penisnya di lubang memekku

Hampir 60 menit aku di entot Bobi, tp tampaknya Bobi belum menjukkan akan selesai. Kuat juga aku lelah sekali, lalu Bobi menarik keluar lagi batang penisnya dan mengambil pelumas yg di sampingnya. Aku ingat pelumas itu di pakai untuk melumuri lubang pantat Norma ketika mau di sodomi. eh apakah aku mau di sodomi Bobi?

“Mau ngapain Bob?” tanyaku penasaran.

“Seperti Iwan dan Norma lakukan, aku ingin menyodomimu…”

Sebenranya aku takut, tp terdorong gairahku yg menggelora dan keingin tahuanku rasanya di sodomi, maka aku mendiamkanya ketika Bobi mulai melumuri lubang anusku dengan minyak pelumas. Tak lama kemudian, batang penis Bobi yg masih tegang mengeras itu di arahkan ke lubang anusku, meleset.. dicoba lagi kepala penis Bobi tampak mulai menusuk lubang anusku.
“Aduuuh sakit sekali Bob” kataku ketika batang penis itu mulai masuk ke lubang anusku.

“Tenang sayang nanti juga nikmat” jawab Bobi sambil melesakkan batang penisnya ke dalam lubang anusku
“Aduuuhh saakiitttt” kataku lagi.

“Tenang In, nanti nikmat deh.. aku jadi ketagihan sekarang” kata Norma sambil mengelus-elus rambutku dan menenangkanku.
“Kamu sering disodomi, Ma?”tanyaku.

“Wah bukan sering lagi hampir setiap hari kadang aku yg minta abis nikmat sekali sih udah tenang saja ayo Bobi coba lagi nanti pacarmu pasti ketagihan ayo..” kata Norma sambil menyuruh Bobi mencoba lagi.

Bobi menusukkan lagi batang penisnya sehingga seluruhnya amblas ke lubang pantatku. Terasa perih di pantatku .

“Tuuhh kan sudah masuk tuh… nikmat kan nanti pantatmu juga terbiasa kok kayak pantatku.. ini nikmat kan jadi nggak ada hari libur, kalo lagi mens-pun tetap bisa dientot hihihihihihihi”kata Norma. Aku diam saja.

Cerita sex anal, Ternyata sakit kalau di sodomi. Bobi mulai mengocok batang penisnya di lubang anusku.

“Pelan-pelan Bob… masih sakitt” pintaku pada Bobi

“Iya Iin sayang nikmat nich, sempit”katanya.

Norma kebelakang pantatku dan menggesek-gesek memekku dengan jarinya aku semakin mengejang nikmat

“Norma oohhhh… nikmaattt” kataku.

“Ayo Bob, kocok terus, biar aku menggesek-gesek memeknya, biar rasa sakit itu bercampur rasa nikmat” kata Norma pada Bobi.
Benar sekarang rasa sakit itu mulai hilang.. hanya nikmat yg kurasakan.

“Hai sayang ini ada lubang nganggur mau pake? Boleh kan Bobi? Lubang yg satu ini dipake pacarku Iwan” kata Norma.

“Tanya Iin saja deh, aku lagi enak nih” jawab Iwan sambil terus mengocok batang penis di di lubang anusku.

“Gimana Iin? Bolehkan? Nikmat lho di dobelin aku sering kok” pinta Norma.

“Ah..jangan deh” kataku.

“Sudahlah Iin, kasih saja aku rela kok” kata Bobi.

Tiba-tiba Iwan merayap di bawahku dan menciumi toketku. Batang penisnya dipegang oleh Norma dan diarahkan ke lubang memekku. Dengan sekali sodokan, batang penis itu masuk ke lubang memekku.

“Jaanng….” kataku hendak berteriak jangan tetp terlambat, batang penis itu sudah masuk ke dalam lubang memekku.

Jadilah aku di sodomi dan di entot. 30 menit Iwan dan Bobi ngentot aku. Aku lelah sekali baru kali ini aku di entot 2 laki-laki…
tanganku sudah tak mampu menopang tubuhku. Kakiku lemas sekali. Kenikmatan itu sendiri tak ada duanya. aku sebenarnya jadi senang di entot berdua begini tp mungkin kali ini kurang siap.

Aku keluar dua kali sebelum Iwan menarik keluar batang penisnya dan memasukkan ke mulut Norma. Norma menelan sperma yg keluar dari penis Iwan dengan nikmat. Kemudian Bobi melakukan hal yg sama, tadi aku ragu untuk menelanya, tp lagi-lagi rasa penasaran pada diriku mebuatku ingin rasanya menikmati spermanya Bobi. Akhirnya Bobi menyemburkan spermanya di mulutku akupun menelanya. Ahh.. rasanya asin dan agak amis.. setelah penisnya bersih, Bobi menarik keluar batang penisnya dari mulutku dan menciumku yg sudah terkapar lemas di kasur.

“Makasih Iin sayang aku puas dan sayang sama kamu ” katanya lembut.

Aku diam saja sambil merasakan sisa kenikmatan yg baru pertama kali aku rasakan. Badanku lemas sekali. Kulihat di seprai ada bercak merah… darah keperawanaku dan mungki bercampur dengan darah anusku yg mungkin sobek karena di jejali batang penis Bobi. Aku mencoba bangkit untuk duduk, ah masih terasa sakit di kedua lubangku itu, lalu aku menangis di pelukan Bobi.

“Bobi, aku sekarang sudah tak perawan lagi… jangan tinggalkan aku yaa…” kataku pada Bobi

Kulihat Iwan dan Norma sudah tidur berpelukan dalam keadaan bugil.

“Iya Iin sayang aku makin cinta sama kamu aku janji nggak akan ninggalin kamu.. tp kamu harus janji ya.. ” katanya.
“Bener Bob? Kamu nggak akan ninggalin aku? Tp janji apa ?” kataku balik bertanya.

“Janji, kita akan mengulangi ini lagi aku bener-bener ketagihan sekarang sama memekmu dan juga lubang anusmu, sayang” kata Bobi sambil mengelus rambutku.

Aku diam saja, aku menginginkan lagi.. aku juga ketagihan kataku dalam hati.

“Janji ya sayang ” katanya lagi mendesakku. Aku hanya mengangguk.

“Sudah jangan menangis sekarang kamu mau langsung pulang atau mau istirahat dulu?” tawar Bobi.

Aku memilih istirahat dulu lalu akupun tertidur berpelukan dengan Bobi. Hari ini baru pertama kali aku berkenalan dengan sex. Ternyata nikmat luar biasa.

Cerita Dewasa Ngentot Ayu SPG Motor Honda

Pada Selasa Sore di bulan november aku kehujanan di jalan dan terpaksa berteduh di sebuah dealer motor di deerah cibubur. Ternya di deler tersebut ada seorang SPG cantik. Lalu kami berkenalan dan namanya adalah  Ayu ia berumur 25 tahun, cewek sunda yang cantik ini matanya sangat lentik dan juga bibirnya tipis sangat seksi.


Sudah 1 jam kam ngobrol hujan mulai mereda aku pulang sambil meminta kartu namanya.
singkat cerita kami sering berhubungan lewat telpon. aku terus terang ttg statusku yg sdh mempunyai
istri namun bagi dia tidak menjadi masalah, katanya banyak berteman banyak berkahnya.
namun aku memintanya untuk menghubungiku hanya siang dengan alasan takut istriku salah sangka.

hubungan kami berdua terus makin intim walaupun hanya lewat telpon.
ada perasaan romantis setiap kali berbicara ditelpon dengan Ayu. Ayu enak diajak ngobrol apapun
pasti nyambung. Ayu pun tampaknya merasa sangat senang. Biarpun rumahnya engga terlalu
jauh, aku biasa mengiriminya kartu pos yang isinya seringkali memuji rambut, bibirnya atau
kulitnya yang mulus atau sekedar berupa ucapan makasih atas pertemanan unik kami.
melihat tanggapan Ayu yg hangat, aku yg mulanya iseng mulai berpikir kenapa aku tidak
jadikan dia selingkuhanku. tiga bln setelah jumpa sekali, aku kemudian mengajak ketemuan lagi.
kami janji bertemu di mall cijantung.

rabu sore aku duduk di mcD menunggu Ayu , jam 17.45 gadis itu muncul. blue jeans ketat
membentuk pinggul, bokong serta pahanya. Kaos ketat feminim membungkus tubuhnya. buah dadanya kelihatan ranum. Bukan rahasia umum kalo yang di sukai dari
wanita adalah buah dada yang besar menantang seperti julia perez. Apalagi kelihatan kalo
Ayu menyukaiku.
Lalu kami bersendau gurau seperti biasanya, Ayu memang memikat saat sedang "ribut".
sepanjang pertemuan itu Ayutidak menolak sewaktu kupegang tangannya, menyentuh kakinya.
Ayu bahkan melap mulutku dengan tisu yang ujarnya belepotan saos.
aku yakin kalo Ayu benar menyukaiku dengan perhatianya itu.
aku mengantarnya pulang kekontrakannya di cibubur juga (ortunya menetap di Jkt). Ayu
memintaku singgah sebentar.kuterima ajakannya.
rumahnya sedang kamarnya ada tiga seperti pada umumya kontrakan di jkt.
suasana romantis yang sudah terlahir sejak di mall cijantung tadi membuat udara di ruang tamu
menyesakkan dadaku. situasi rumah memancing kelakianku.
aku harus memanfaatkan situasi ini dengan cepat.
mata Ayu menatapku berharap aku memulai sesuatu.
aku pura-pura mau belakang. Ayu mengantarku kamar kecil. ia berjalan didepanku.
setibanya di ruang tengah yang meruapakan kamar tidurnya, kutarik tangannya, tubuh kami berhadapan.
"kenapa mas?"
aku tidak segera jawab pertanyaan nya, kutarik tubuhnya, tidak ada perlawanan.
kucipok bibirnya yang  imut kemudian kuisap lembut bagian lidahnya, terlihat aroma wangi mulutnya.
bibirnya yang seksi terasa manis.
Ayu mulai membalas kulumanku, lidahku menusuk menjalari bibirnya. tubuhku terangsang
pengakuan Ayu, ia belum pernah ML, dan aku merasa tertantang untuk mengajarinya dan
memberinya kepuasan yang tidak akan terlupakan.
lama kami berpagut, Ayu menikmati nya. aku merasakan tubuhnya mulai memanas.
kulepas t-shirtnya, Ayu menurut.
bh Ayu berwarna pink, seperti yg kubayangkan buah dadanya montok. agak menonjol karena kutang-nya yang agak ketat. kujilati lehernya Ayu menghndar kegelian. "Ahhh...GELI MAS..." semakin lama pelukan Ayu mengencang. ia merintih lirih, "Ouwh..... AAARGHHHH.....tubuhnya mulai bergerak layaknya cacing kepanasan erotis dalam pelukanku membuat bihariku terus tidak karuan.
kulepas jeans-nya, Ayu pasrah dia bahkan membantuku melepas celana nya. cd ber warna putih,
"hhhmmm... warna kusuka, seksi..."
kubimbing tubuhnya ke kasur yg terletak diujung ruangan, (Ayu tdk punya ranjang)
kurebahkan tubuhnya. aku tersenyum memandangnya. Ayu mengelus rambutku.
"aku mencintaimu Ayu..."rayuku menciumi wajahnya
"Ayu juga mas... "
aku mulai bergerilya diatas tubuhnya, kujilati bagian telinga, karena bagian tubuh cewek yg paling
mudah membuat membuat dia kegelian. kuraba dadanya menuju belahan payudaranya. tanganku
masuk kebalik bh-nya. kucubit nakal putingnya, Ayu meringis, mencubit pundakku.
kulepas bh-nya. sekarang semua terpampang pemandangan indah di depanku. kuelus susu montok nya, Ayu mengelinjang keenakan. darahku mendidih
aku turun menjilati, kuciumi perutnya, kami terbawa suasana hot. yg aku heran kok Ayu
membiarkan pintu rumahnya terbuka supaya tdk terlalu mencurigakan. Dan aku cermati ada
beberapa rumah lain dekat sini
aku sampai di atas selangkangannya. kutarik turun pelan cd-nya tangan Ayu berhenti
mremas-remas rambutku. dia seperti menunggu sesuatu.
pelan tapi pasti kulorotkan sampai cd-nya lepas. kesekap selangkang-nya dengan wajahku.
vaginanya kuoral.
sedikit terpekik Ayu mencengkram rambutku. cengkraman Ayu membuatku makin bergairah.
kuisap, jilat bibir vagina dan itilnya. dengan terampil lidahku bergerak cepat menyosor masuk keliang nya.
Ayu menggelinjang, mengejang. dan bergetar bergantian desahannya berubah menjadi erangan
cepat.
"EEENNNGGGHHHHH.........RRRRRR AWHRRHHHHH...... SAYANGGG........ EIGHHH...."
nafasku memburu, vagina Ayu terasa gurih. tubuhku ikut bergetar. nikmatnya memek ini
rasanya lebih enak dari memek istriku yg mulai longgar setelah melahirkan.
dengan terampil kubuka seluruh kemejaku, kini akupun telanjang bulat.
kaki Ayu mengapit leherku. wanita ini birahi hebat. Namun rasanya tidak adil kalau
ia terbang sendiri.
kuputar tubuhku menjadi gaya 69. aku yg tegang mengacung di wajahnya. Ayu shock
sambil melirik ke mukaku, dia mematung, mungkin bingung harus melakukan apa.
"pegang terus diremas sayang" ajarku.
agak lama baru Ayu mau meremas-remas penis ku. rasanya nikmat ada sensasi enak menyerang ku.
lebih enak daripada kuremas sendiri atau istriku yg meremasnya.
pantatku bergoyang mengikuti gerak jari-jari Ayu . lama-kelamaan remasan Ayu makin pintar dan
lincah. aku menegang terus dan terasa panas.
kuteruskan oralku di vaginanya, Ayu makin semangat memaini batang kejantanan ku. memeknya
basah oleh liur dan lendir.
aku sendiri tidak tahan lagi, "isep sayang..." pintaku dengan wajah memelas. karena sudah gak tahan dan sudah birahi tinggi, Ayu manut saja, di emutlah batang kontolku.
awalnya sedikit pelan penuh ragu, namun tidak beselang lama Ayu jadi ganas.
aku sulit menggambarkan rasa apa yg sedang di alami tubuhku. luar biasa. kami berpacu saling
memuaskan. gadis itu tidak perlu diajar banyak utk menikmati permainan seks ini. aku terasa penuh maniku mulai mengaliriku batangku. sesaat gerakan Ayu menggila
kuhentikan permainan binal kami. kuputar tubuhku ke posisi nungging, Namun Ayu keliahatan rada
enggan.
wajahnya kelu nikmat. "jangan berhenti lanjutin terus mas...." suaranya mendesah dengan nafas memburu
"kenapa sayang..." enak yach..?" godaku pelan
Ayu mengangguk malu sambil menggigit dadaku.
aku tersentak, "jangan sayang nanti dilihat istriku",
namun terlambat dadaku memerah
"kubalas kau.." kuisap punting susu nya, lembut..
sambil mendekap tubuh Ayu, kubelai lembut rambutnya.
"bolehkah perawanmu untukku sayang?"
"memagnya Ayu masih perawan skrg mas?" wajahnya agak heran.
"vaginamu dioral tidak berarti keperawananmu hilang" "tidak ada bercak darah, yang ada hanya lendirmu"
Ayu memelukku, "aku suka pada mas sejak pertemuan pertama dan tiga bulan ini telah jatuh
cinta padamu mas".
"sekarang aku bugil didepanmu, sekarang semua milikmu mas"
"aku sudah beristri" kataku
"aku tidak peduli" jawabnya lugu.
inilah wanita, mereka memberi seks supaya mendapatkan cinta. sedangkan lelaki memberi cinta untuk
mendapatkan seks.
kuciumi wajahnya, Ayu membalas. birahi kami kembali bangkit. kulit kami bergesekan membawa
sensasi nokmat.
payudaranya hangat lembut dan kenyal mengusap dadaku.
"OOOOGGGGHHHHHHHHH....." aku mengerang nikmat
kami kembali tenggelam dlm kemesuman.
Ayu mengerang sewaktu jariku menusuk memeknya yg banjir. kukocok tidak terlalu dalam, aku tidak
ingin merobek selaputnya, biar aku yang menyobenya. "Ouch MAS.....NIKMAT... erangnya pelan.
tubuh Ayu mmemanas, akupun mendidih.
kutuntun tangannya menjamah tititku. "ay sayang masukin kontolku ke mekimu sayang.."
Ayu meremas aku dan mengarahkan ke vaginanya.
alat kelamin kami bersentuhan. kepala batangku menyentuh bibir vaginanya.
inilah saat-saat pertama kali kami seutuhnya bersatu.
kutekan masuk penisku yang mengeras seperti torpedo.
mata Ayu terpajam sambil menggigit bibirnya.
pelan... pelan... tertahan. vagina yg basah dan sdh terbuka itu masih sempit utk di masuki
kutarik keluar kemudian masuk, terus berulang
"AAAGGGHH...'AAAGGGHH" "AAAGGGGHHHH" Ayu berteriak tertahan setiap kali                     aku mengocoknya.
"SAKIT MAAASSS..."suaranya bercampur sakit dan enak
"MAS LEPAS"
"JANGANNN..." tangannya menahan pantatku
hingga bokongnya tergerak maju mundur.
bercak darah segar menempel di seluruh batang kontolku. Akhirnya aku mendapatkan keperawanan nya. Setalah 5 menit..."SLEEEPPP...." penisku tertanam.
"OOOGGGHHHH...."nikmatnya penis ku tercelup, dinding nya menyentuh hangat, sebisa mungkin
kucelupkan batang penisku sampai mentok dasar liangnya.
liang Ayu sempit tapi dalam, penisku yg panjangnya sedang saja sekitar 15-16 cm tenggelam
semua.
tubuh Ayu mengejang bergetar, ia menggigit lagi dadaku kali ini berdekatan dengan leher. tapi karena sedang ngeflai aku tidak peduli.
setelah beberapa saat kami meresapi setiap sisi kenikmatan. aku mulai mengocok memeknya.
kami berburu dalam nafsu birahi. saya seperti seorang yang naik di atas kuda. dan
Ayu menggelepar-gelepar seperti ikan kehabisan air.
kamar Ayu penuh dengan bau sperma, nafas yg memburu dan rintihan. "CPRAATT...CEPRETT...CROOTTTH.."
suara air dan kulit bertepukan
"OGGH...OGH..OGH.. hanya itu yg keluar dr mulutku. imajinasiku tersumbat
tubuhku melayang kesurga.
Ayu tambah membuatku bersemangat mencabulinya dengan suaranya yang sange, merintih
nikmat. berkali-kali ia menceracau tak karuan.
"HHOOOOOOGHHH........MMMAAAAAS S.... EENNAAAKKK....
SAAA...KKKIITTT...
"EEvHVV... LLAAGGIII........" "AKHHH...ARGHH... NIKMATTT.... MASSS...."
setelah 10 menit yg rasanya seperti sepuluh thn. tubuh Ayu mengejang terdiam, suaranya
tersendat-sendat, "AIWH...AHWHH..ERGHHH..." Ayu memelukku erat sekali.
Ayu hampir sampai. kupercepat kocokanku tubuhku ikutan bergetar hebat.
terasa maniku menjalar tubuhku, sebentar lagi aku akan meletus. rasa enak menyerang dari
batang penisku kepaha sampai ke ujung rambut, menggerogoti ke sekujur tubuh. inilah rasa yg
hingga sekarang tidak bisa dijelaskan.
nikmat, geli, ingin menangis, lunglai campur aduk.
kemudian aku gak bisa bergerak, badanku kaku kejang otakku berhenti bekerja.
Ayu menggelinjang orgasme, "ARGHHHWHHHHHHH................."
akupun menyusulnya, "OUWHHHRGGGHH.................."
kami orgasme bersama.
kami berpelukan. aku tetap menindihnya tak ingin mencabut senjataku dari liangnya.
ku usap keringat di mukanya, wajahnya tersenyum manis memencarkan kenikmatan yg tiada tara.
"terima kasih sayang",Kau wanita yang hebat" "kau sangat menggairahkan Ayu ", lalu kecup lembut keningnya" mas aku cinta kau..jangan tinggalkan aku"suaranya lemah
setelah kejadian malam itu, aku menunggu untuk menidurinya lagi.

Foto Hot Aldira Chena Barbie Asal Medan

Foto Hot Aldira Chena Barbie Asal Medan yang bikin para lelaki dak dik duk der dibuatnya, Wanita cantik ini berbandan indah dan berpayudarah besar bak buah semangka. Banyak sekali laki-laki yang terpincut melihat wajahnya yang cantik bak boneka Barbie.

Aldira Chena (21th) Seorang gadis cantik sahabat Winny Putri Lubis ini kini juga tengah menjadi sorotan dan perbincangan netizen khususnya di dunia Instagram. Pasalnya, tak hanya cantik Aldira juga sangat seksi.

Wanita yang terlahir pada 5 Juni 1994 ini mempunyai wajah cantik imut dan sepasang mata bulat besar bak boneka Barbie hidup. Bahkan meski bukan seorang artis, Aldira memiliki followers hampir 400 ribu lho!

Penasaran seperti apa cantik dan seksinya Aldira Chena yang mirip Barbie ini? Yuk simak foto-fotonya berikut ini:









Foto Seksi Amel Alvi Dengan Belahan Dada

Saluranberita.com Amel Alvi rupanya belum kapok juga setelah terjerat kasus prostitusi artis, Foto-Fotonya yang memperluhatkan belahan dada kembali meramaikan media social. Amel Alvi rupanya semakin menjadi dengan cibiran para netizen.

Paras Amel memang mendapat pujian dari sejumlah netizen. Mereka menilai Amel cantik. Meski kadang dihujat, tapi tak sedikit yang mendoakan agar Amel tetap sukses.

"hati-hati ya sayang," tulis seorang netizen. "Selamat pg sukses sllu," sahut akun yang lainnya.

Amel Alvi lahir di Sukabumi, 28 Juli 1992. Ia mengenyam ini pernah mengenyam pendidikan di SMA Al-Mubarak, Ciledug, Tangerang. Sejumlah film pernah ia bintangi, mulai dari Pulau Hantu 3, Hantu Budeg, Rumah Hantu Pasar Malam, Misteri Cipularang, Main Dukun, serta Romeo Rinjani.

"hahahaha gak usah ambil pusing n gak penting jg," tulis Amel dalam salah satu fotonya.

Inilah sejumlah foto seksi Amel Alvi yang sempat ia unggah lewat akun Twitternya. Apa komentar Anda





Foto Pamela Safitri Yang Topless Tanpa Sensor Sedikitpun


Pada hari Jumat (10/4), dunia maya digegerkan oleh tersebarnya foto mirip personel Duo Serigala, Pamela Safitri yang topless tanpa sensor sedikitpun. Tak cuma satu, beberapa foto dengan tema serupa bermunculan lewat akun Instagram @pamelasafitri, meskipun hingga kini belum diketahui apakah benar jika gambar-gambar tersebut asli atau editan belaka.

Pada Jumat (10/4/2015), akun Instagram bernama Pamela Safitri OFFICIAL yang diduga milik Pamela meng-upload foto perempuan mirip pelantun ‘Abang Goda’ itu tengah memamerkan payudaranya.

Jika melihat foto tersebut, foto itu diambil dengan cara selfie. Pamela pun nampak mengenakan tank top berwarna biru.

Sementara, foto satunya lagi, Pamela terlihat memakai tank top hitam yang dipadukan dengan cardigan putih. Ia tampak memamerkan payudara kanannya.

Akun Instagram Dibajak

Sony, sang manajer pun mengungkapkan, akun Instagram Pamela telah di-hack. “Tadi sempat di-hack, tapi sekarang sudah dihapus foto-foto itu,” urai Sony.

Sony mengatakan pihaknya sudah mengetahui siapa yang meretas akun Instagram pelantun lagu ‘Abang Goda’ itu. Tapi, ia enggan menyebut nama sang peretas.

“Orang-orang yang nge-hack sudah ketahuan. Kayaknya memang ada pihak yang nggak suka sama Duo Serigala,” sahutnya.

Shock Berat dan Siap Polisikan Pembajak Akun Instagram-nya

Gara-gara di-hack, akun Pamela Safitri OFFICIAL mengupload beberapa foto topless personel Duo Serigala itu. Pihak manajemen pun sudah mengetahui siapa pembajak akun Pamela.

Manajer Duo Serigala, Soni mengungkapkan pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait pembajak akun Pamela. Rencananya, mereka akan melaporkan pembajak tersebut ke polisi.

“Kita juga lagi berdiskusi pihak label, rencananya kita mau laporkan langsung ke Polda,” ujar Soni.

Soni mengatakan Pamela sangat shock. Bahkan, ia belum bisa diajak berbicara.

“Anaknya shock banget, kita juga belum bisa ngajak ngomong dia,” ucapnya.

Hingga kini akun tersebut sudah kembali diambil alih Pamela. Foto-foto syur yang di-tag oleh hacker telah dihapus.

Ramainya obrolan mengenai Pamela Safitri di Twitter sendiri sampai sukses membuat namanya masuk dalam daftar trending topic beberapa waktu lalu. Sebagian besar pria merasa senang bukan kepalang, sementara itu di sisi lain para kaum hawa murka dan resah karena tersebarnya foto yang seronok tersebut.

Setelah hampir seharian jadi gunjingan publik, Duo Serigala akhirnya memberanikan diri tuk muncul. Ovi Sovianti, salah satu personel duo dangdut itu mencoba tuk menghibur rekannya lewat sebuah postingan foto terbaru.



Ovi mencoba tuk menyemangati rekannya, Pamela / © Instagram

“Sabar ya Pamela sayang, di sini banyak yang sayang sama kamu. Kita hadapin ini dengan lapang dada. Allah lagi menguji kesabaran kita,” tulis Ovi di caption foto di atas.

Sementara itu, berbagai komentar berbeda dari netizen bermunculan. Ada yang menyebut jika duo tersebut tak seharusnya membawa-bawa nama Tuhan setelah apa yang mereka lakukan, ada pula yang mencoba mendukung idolanya dengan kata penyemangat.

“Najis masih bisa nyebut nama Allah saat lu pamer aurat? Lihat deh cabe ijo ini haha,” caci seorang user.

“Mungkin dia khilaf ataupun mungkin bukan dia yang upload. @pamelasafitri tetap sabar ya, masih banyak yang sayang sama kamu kok,” bela seorang fans.

Nama Pamela jadi trending topic / © Twitter

Kalau menurut kamu sendiri bagaimana? Apakah foto-foto yang tersebar itu hanya editan belaka? Atau semua ini memang sengaja dilakukan yang bersangkutan untuk meningkatkan popularitas? Tulis komentarmu di bawah ya!


ABG Mabuk di Perkosa Laki laki Hidung Belang


Gadis ABG berinisial M yang masih 16 tahun jadi korban pemerkosaan bergilir. Warga Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang itu digilir 7 pemuda rekan mainnya, Kamis (16/9) lalu. Korban yang jebolan SMP ini sebelumnya dibuat mabuk dengan dicekoki minuman keras.

Kejadian bermula saat korban sedang nongkrong bersama dua rekannya di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Mereka lalu meninggalkan rumah pada pukul 20.00 WIB.

Teman M, yakni S mengenal dua teman lelaki yang mengajaknya nongkrong. Mereka kemudian beranjak menggunakan satu sepeda motor. “Naik motornya digayor, tumpuk empat,” kata Santi saat dimintai keterangan sebagai saksi di Unit Pelayanan Perempuan Anak (PPA) Polres Serang.

Setiba di lokasi, ternyata sudah ada lima pemuda lain yang menyiapkan beberapa botol minuman keras. Di sana, M terus dicekoki miras sampai benar-benar mabuk. Sementara S sama sekali tidak diberi minum. “Dua orang saya kenal, sisanya tidak kenal,” ujarnya.

Saat mabuk berat itulah korban dibawa para pelaku ke tempat kos di Kecamatan Kibin. Melihat M dibawa kabur, S berusaha berontak dan meminta tolong namun tidak membuahkan hasil. S kemudian melarikan diri minta bantuan pada keluarga M.

Di tempat kost-an itu, ketujuh pemuda bejat menggilir M yang sedang tak sadarkan diri.

Sementara kerabat korban, D yang menerima laporan S langsung menujuk ke lokasi tempat kos para pemuda itu.

“Saat ditemukan di tempat kosan, ponakan saya tergeletak tak berdaya tanpa sehelai benangpun,” ujarnya.

Korban kemudian dibopong pulang, dibantu Ketua RT setempat, keluarga korban akhinya melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Serang. Demikian dilansir dari Tribunnews.

Nidurin Anak SMP Sehabis Pulang Sekolah

Nidurin Anak SMP Sehabis Pulang Sekolah, Tampa di sadari membuat anak SMP tersebut merasakan kenikmatan dalam kepasrahan saat di tiduri pacarnya sendiri.

Hot asian blowjobs from Misa Kikouden gets her laid

Giving a great blowjob to this guy has Misa Kikouden primed and ready to get her tight pink pussy fucked. She first gets banged with a japanese vibrator, and then feels her tight hole get penetrated by him. He can't wait to cum inside of her for a creampie!

Foto Telanjang Biduan Dangdut Dari Karawang

Foto Telanjang Biduan Dangdut Dari Karawang - Marisa biasa di panggil risa ini merupakan biduan dangdur yang berasal dari karawang, Biduan cantik dan manis ini mempunya body yang cantik dan seksual banget, Sehingga banyak para lelaki hidung belang tergoda dengan manisnya senyuman yang di lontarkan saat manggung.

Apalagi Marisa juga jago dalam permainan seks sehingga lelaki mana saja pasti akan ketagihan akan goyangan marisa. Marisa juga tetap menerima bokingan yang daya seks nya yang kuat, harga untuk membokingnya lumyan tinggi,tergantung Marisa mau kasih harga berapa. Yuk Kita lihat selengkapnya tubuh Marisa.









Cerita Dewasa, Kumpulan Cerita Mesum, XXX, ABG, cerita sex dewasa, cerita seks dewasa, tante girang, daun muda, pemerkosaan, cerita seks artis,cerita sex artis, cerita porno artis,cerita hot artis, cerita sex, cerita kenikmatan,cerita bokep, cerita ngentot,cerita hot, bacaan seks, cerita, Kumpulan Cerita Seks, onani dan Masturbasi, cerita seks tante,blog cerita seks, seks,sedarah seks, cerita 17+ tahun,cerita bokep.


Cerita Dewasa Ngentot Tante Indah Pemilik Salon


Cerita Dewasa Ngentot Tante Indah Pemilik Salon - Tante Indah dengan usia yang sudah matang kisaran 37 tahun memiliki wajah yang cantik dan molek, di tambah dengan tubuh yang masih singset dan sexy aduhaaaai alaaamak.

Dengan ukuran payudara yang terbilang lumayan yaitu 35A. Lelaki mana yang tak tergoda oleh kecantikan dan kemolekan Tante Indah. Tante Indah merupakan wanita yang memiliki usaha sendiri , yaitu salon potong rambut dan kecantikan.

Terbilang Tante Indah ekonomi nya tergolong sangat mapan. Akan tetapi selama dalam menjalankan usahanya, Tante Indah begitu sangat kesepian.

Karena Suaminya yang terus bekerja di luar kota dan Tante Indah sudah dikaruniai 2 oranag anak.

Ketika gw sedang cukur rambut di Salon tempat Tante Indah dan selama waktu pemangkasan rambut , gw mengajaknya ngobrol ini itu . sampai kami pun akrab dengan celotehan-celotehan kita.

Setelah gw habis di cukurnya, gw menemaninya mengobrol ketika salon nya mulai sepi dengan pengunjung. Sejak hari itu, gw semakin akrab dengan keluarga Tante Indah.

Apalagi kemudian Tante Indah meminta gw untuk memberikan kursus privat komputer pada Radit dan Raka, dua anaknya yang masing-masing kelas duduk di kelas 1 SMP dan kelas 3 SD. Karena rumahnya dekat, gw mau saja, lagi pula Tante Indah setuju membayarku tinggi.

Gw dan Tante Indah sering sms-sms san, terutama kalau ada tebakan dan SMS lucu. Dimulai dari ketidaksengajaan, suatu kali gw bermaksud mengirim SMS ke Rini yang isinya.

“Hai cinta.. sedang apa?

Gw rindu U. ..

Pengen deh sayang-sayangan dengan U. . lagi..

Gw pengen kita bercinta lagi..”

Karena waktu itu gw juga baru saja ber-SMS dengan Tante Indah,

refleks tanganku mengirimkan SMS itu ke Tante Indah!

Gw sama sekali belum sadar telah salah kirim sampai kemudian laporan di HP-ku datang:

 Delivered to Ms. Indah!

“OMG. . . .!”

Gw langsung memikirkan alasan jika Tante Indah menanyakan SMS itu. Benar!

Tak lama kemudian Tante Indah membalas SMS salah sasaran itu.

“Wah.. Ini SMS ke siapa ya kok romantis begini.. ”

Wah, untung gw dan Tante Indah sudah akrab.

Jadi walaupun nakalku ketahuan, tidak masalah. “Maaf, Tante. Gw salah kirim. Pas lagi horny nih.. Maaf ya Tante..” balasku.

Gw sengaja berterus terang tentang ‘horny’ku karena ingin tahu reaksi Tante Indah.

“Wah.. U. . ternyata sudah berani begituan ya! SMS itu buat pacarmu ya?”

“Bukan Tante. Itu TTM-ku.

Teman Tapi Mesra.. Hahaha.. Tidak ada ikatan kok, Tante..”

Beberapa menit kemudian, Tante Indah tidak membalas SMS-ku.

Mungkin sedang sibuk. Oh, tidak, ternyata Tante Indah meneleponku.

“Lagi dimana Boy?” Tanya Tante Indah.

Suaranya lebih akrab daripada biasanya.

“Di kamar aja, Tante. Maaf ya tadi SMS-ku salah kirim.

Jadi ketahuan deh gw lagi pengen..” jawabku.

Kudengar Tante Indah tertawa lepas. Baru kali ini gw mendengarnya tertawa sebebas ini.

“Gw tadi kaget sekali. Kupikir si Boy ini anaknya alim, dan tidak mengerti begitu-begituan. Ternyata.. Hot sekali!”

“Hm.. Tapi memang gw alim lho, Tante..” kata gw bercanda.

“Wee.. Alim tapi ngajak bercinta.. Siapa tuh cewek?”

“Ya teman lama, Tante. Partner sex-ku yang pertama.”

Gw bicara blak-blakan. Bagiku sudah kepalang tanggung. Gw rasa Tante Indah bisa mengerti gw. “Wah.. Kok dia mau ya tanpa ikatan denganmu?” tanyanya heran.

Gw yang dulu juga sering heran. Tetapi memang pada kenyataannya, sex tanpa ikatan sudah bukan hal baru di jaman ini.

“Kami bersahabat baik, Tante. Sex hanya sebagian kecil dari hubungan kami.” Jawabku apa adanya.

Gw tidak mengada-ada. Dalam beberapa bulan kami berteman, gw baru satu kali bercinta dengan Rini. Jauh lebih banyak kami saling bercerita, menasehati dan mendukung.


“Wah.. Baru tahu gw ada yang seperti itu di dunia ini. Kalau kalian memang cocok, kenapa tidak pacaran saja?”

“Kami belum ingin terikat. Terkadang pacaran malah membuat batasan-batasan tertentu. Ada aturan, ada tuntutan, ada konsekuensi yang harus ditanggung.

Dan kami belum menginginkan itu.”

“Lalu, apa partnermu cuma si Rini dan partner Rini cuma U. .?” selidik Tante Indah.

“Kalau tentang Rini gw tidak tahu. Tapi tidak masalah bagiku dia bercinta dengan laki-laki lain. Gw pun begitu.

Tapi tentu saja kami sama-sama bertanggung jawab untuk berhati-hati. Kami sangat selektif dalam bercinta. Takut penyakit, Tante.”

“Oh.. Safe Sex ya? “

“Yup! Oh ya dari tadi gw seperti obyek wawancara.

Tante sendiri bagaimana dengan Om? Kapan terakhir berhubungan sex?” Tanya gw melangkah lebih jauh.

Kudengar Tante Indah menarik nafas panjang.

Wah.. Ada apa-apa nih, pikirku.

“Udah kira-kira 2 bulan yang lalu, Boy.” Jawabnya.

Lama sekali. Pasti ada yang tidak wajar. Gw jadi ingin tahu lebih banyak lagi.

“Ko Fery Impotent ya Tante?”

“Oh tidak.. Entah kenapa, dia sepertinya tidak bergairah lagi pada gw.

Padahal dia dulu sangat menyukai sex. Minimal satu minggu satu kali kami berhubungan.”

“Lho, Tante Indah berhak minta dong. Itu kan nafkah batin. Setiap orang membutuhkannya. Sudah pernah berterus terang, Tante?” Tanya gw.

“Gw sih pernah memberinya tanda bahwa gw sedang ingin bercinta. Tetapi dia kelihatannya sedang tidak mood. Gw tidak mau memaksa siapa pun untuk bercinta denganku.”

“Oh.. Kalau Boy sih tidak perlu dipaksa, juga mau dengan Tante Indah..” goda gw asal saja.

Toh kami sudah akrab dan ini memang waktu yang tepat untuk mengarah ke sana.

“Boy, U. . itu cakep. Masa mau dengan orang seumuran gw ? Suamiku saja tidak lagi tertarik denganku..”

“Tante Indah serius? Gw tidak menyangka lho Tante Indah bisa bicara seperti ini. Tante Indah masih muda. 37 tahun. Seksi dan modis. Kok bisa-bisanya rendah diri ya? Padahal Tante Indah terlihat sangat mandiri di mata gw..”

gw tak bisa menyembunyikan keterkejutanku. Bagaimana bisa, sebuah SMS salah sasaran, dalam waktu singkat bisa berubah menjadi obrolan sex yang sangat terang-terangan seperti ini.

“U. . lagi nganggur kan? Datang ke rumahku sekarang ya?

Suamiku tidak ada di rumah kok. Dia masih di kantor.” Telepon ditutup. Darahku berdesir. Benarkah ini? Seperti mimpi. Sangat cepat.

Bahkan gw tidak pernah bermimpi sebelumnya untuk mendapatkan Tante Indah. Selama ini gw sangat menghormatinya sebagai clientku. Sebagai orang tua dari murid privatku.

Bergegas gw mengambil kunci mobil dan pergi ke rumah Tante Indah.

Di sepanjang jalan gw masih tak habis pikir. Apakah benar nanti gw akan bercinta dengan Tante Indah? Rasanya mustahil. . Belum lagi kalau ada Radit dan Raka juga sudah pulang dijemput sopirnya. Sampai di rumah Tante Indah, ternyata rumahnya sedang sepi.

Cynthia sedang tidur dan hanya Mbak Ning yang sedang santai menonton televisi. “Di tunggu Ibu di ruang computer, Kak.” Kata Mbak Ning. Dia memanggilku ‘kakak’ karena usia gw masih lebih tua darinya. “Oh iya.. Terima kasih, Ning.

Ada urusan sedikit dengan programnya nih.” Kata gw memberikan alasan kalau-kalau Mbak Ning bertanya-tanya ada apa gw datang.

Gw masuk ke ruang computer yang di dalamnya juga ada piano dan lemari berisi buku-buku koleksi Tante Indah.

“Tutup saja pintunya, Boy.” Kata Tante Indah.

Tiba-tiba jantungku berdebar sangat keras. Entah mengapa, berbeda dengan menghadapi Lucy, Rini dan MAya, gw merasa aneh berdiri di depan seorang wanita mungil yang usianya di atasku. Setelah gw menutup pintu, belum sempat gw duduk,

Tante Indah sudah melangkah menghampiriku. Dia memelukku. Tingginya cuma sebahuku. Harum tubuhnya segera membuatku berdesir. Pelukannya sangat lembut. Kepalanya disandarkan ke dada gw. Gw tak tahu harus berbuat apa. Ini adalah pengalaman pertama gw dengan wanita yang usianya di atasku. Gw takut salah.

Apa gw harus berdiam diri saja? Memeluknya? Menciumnya? Atau langsung saja mengajaknya bercinta? Pikiranku saling memberi ide. Banyak ide bermunculan di otakku. Beberapa saat lamanya gw bingung. Pusing tidak tahu harus berbuat apa.

Akhirnya gw memilih tenang. Gw ingin tahu apa yang Tante Indah inginkan. Gw akan mengikutinya. Kali ini gw main safe saja. No risk taking this time.

“Tante Indah adalah masalah?” bisikku.

Kurasakan pelukan Tante Indah semakin erat. Dia tidak menjawab. Gw juga diam. Benar-benar situasi baru. Pengalaman baru. Kurasakan kontolku tidak bergerak. Rupanya pelukan Tante Indah tidak membangkitkan gairahku.

“Gw cuma ingin memelukmu. Sudah lama gw tidak merasa senyaman ini di pelukan seorang laki-laki. U. . tidak keberatan kan gw memelukmu?” akhirnya Tante Indah berbicara.

“Tentu saja gw tidak keberatan, Tante. Peluk saja sepuas Tante Indah. Apapun yang Tante Indah inginkan dariku, kalau gw mampu, gw akan melakukannya.”

Kurasakan tangannya mencubitku.

“Sok romantis U. ., Boy. Tante bukan gadis remaja yang bisa melayang mendengar kata-kata rayuanmu..

Wuih, apapun yang kau inginkan dariku.. tante akan melakukannya.. Hahaha..

Gak usah pakai begituan. Tante sudah sangat senang kalau U. . mau kupeluk begini..

Benar juga kata Tante Indah. Hari itu gw belajar menghadapi wanita dewasa. Belajar apa yang mereka butuhkan. Bagi Tante Indah, kata-kata manis tidak diperlukan.

Tapi tentu saja, gw tidak seratus persen percaya. Bagiku, tidak ada wanita di dunia ini yang bisa menolak pujian dengan tulus. Perasaan wanita sangat peka. Wanita punya sense untuk mencerna setiap kata-kata laki-laki itu. Apakah rayuan, apakah pujian yang tulus, atau hanya bunga bahasa untuk tujuan tertentu.

Dan gw memilih untuk memujinya dengan setulus hatiku.

“Tante Indah, gw beruntung bisa dipeluk wanita sepertimu. Siapa sangka SMS salah kirim bisa berhadiah pelukan?” canda gw.

Memang benar gw merasa beruntung. Ini bukan bunga bahasa, bukan rayuan. Dan gw yakin perasaan Tante Indah akan menangkap ketulusanku.

“Yah.. Tante simpati denganmu yang bisa bergaul akrab dengan anak-anakku.

U. . juga tidak merendahkan. Kulihat memang pantas kau mendapatkan pelukanku, Boy..” bisik tante Indah lagi. Kali ini wajahnya mendongak menatapku. Ada senyum tipis menghias bibirnya. Ugh.. Gw jadi ingin menciumnya.

Di satu sisi gw tahu bahwa gw salah. Tante Indah sudah berkeluarga dan keluarganya harmonis. Tapi di sisi lainnya, sebagai cowok normal gw menikmati pelukan itu. Bahkan gw ingin lebih dari sekedar pelukan.

Gw ingin menciumnya, melepaskan pakaiannya, dan memberinya sejuta kenikmatan. Apalagi Tante Indah sudah 2 bulan lebih tidak mendapatkan nafkah batin. Pasti dia sangat haus sekarang. Gw mulai memperhitungkan situasi.

Kami dalam ruang tertutup yang walaupun tidak terkunci, cukup aman untuk beberapa saat.. Perlahan gw memberanikan diri menyentuh wajah Tante Indah. Dengan dua buah jariku, gw membelai wajahnya lembut. Mata gw menatapnya penuh arti. Kulihat Tante Indah gelisah, tetapi ia menikmati sentuhanku di wajahnya.

Gw menggerakkan wajahku menunduk mencari bibirnya. Sekejap kami berciuman. Bibirnya sangat penuh. Sangat hangat. Baru beberapa detik, ciuman kami terlepas. Tante Indah menyandarkan kepalanya ke dada gw.

“Tante salah, Boy. Tante mulai menyayangimu..” bisiknya nyaris tak kudengar.

Gw yang sudah merasakan ciumannya mendadak ingin lebih lagi. Dasar cowok!, rutukku dalam hati. Apalagi gw sedang horny. Gw mencoba mengangkat wajahnya lagi. Ada sedikit penolakan, tapi wajahnya menatapku kembali. Gw tak berani menciumnya.

Dan Tante Indah menciumku, menghisap bibirku, memasukkan lidahnya, menggigit kecil bibirku. Dan akhirnya kami bercumbu dengan hasrat membara. Kami sama-sama kehausan.. Agh.. Gw tak peduli lagi. Wanita yang kuhormati ini sedang kupeluk dan kucumbu. Dia membutuhkanku dan gw juga membutuhkannya.

Yang lain dipikirkan nanti saja. Nikmati saja dulu, pikirku cepat. Gw segera menggendongnya dan membantunya duduk di atas meja. Dengan begini gw akan lebih leluasa mencumbunya. Bibir kami saling melumat. Bergerak lincah saling berlomba memberi kenikmatan tiada tara. Tanganku mulai bergerak ke arah payudaranya.

Gw meraba payudaranya dari luar. Memberi remasan ringan dan gerakan memutar yang membuat Tante Indah menggelinjang. Perlahan gw menyusupkan tanganku ke balik pakaiannya. Kurasakan tanganku tertahan. Tante Indah menolak. Rupanya dia hanya ingin bercumbu denganku. Dasar cowok, gw mana tahan? Sudah kepalang tanggung.

Gw nekat tetap memasukkan tanganku dan dengan cepat gw berhasil melepas kait bra-nya. Payudaranya terasa utuh di tanganku, masih sangat kencang, masih sangat peka dengan rangsangan. Buktinya Tante Indah bergetar hebat saat gw meremas payudaranya.

“Gila U. ., Boy. tante tidak memerlukan ini semua.. Cukup peluk tante!” tegur Tante Indah. Gw tahu pikirannya memang menolak, tapi tubuhnya tidak.

Gw tetap merangsang payudaranya. Gerakan menolak tante Indah melemah. Dan akhirnya hanya desahan nafasnya yang memburu yang menandakan birahinya telah bangkit. Dengan mulutku gw membuka kancing-kancing kemejanya.

Cukup sulit, karena ini baru pertama kali kulakukan. Tapi berhasil juga. Tante Indah tertawa melihat ulahku. Kini gw bebas mencumbu payudaranya. Kujilat dan kuhisap puting susunya. Tante Indah melenguh panjang. Kedua tangannya mencengkeram kepalaa gw.

Wajahnya mencium rambutku. Sesekali dia menggigit telinga gw, sementara kepala gw, lidahku, bergerak bebas merangsang payudaranya.

Ugh, begitu enak dan nikmat. Payudaranya tidak terlalu besar namun seksi sekali. Warnanya coklat kekuningan dengan puting yang cukup besar. Gw bermain cukup lama di putingnya. Menggigit ringan, menyapukan lidahku, menghisapnya lembut sampai agak keras.

Kadangkala hidungku juga kumainkan di putingnya. Nafas Tante Indah semakin memburu. Tentu saja untuk masalah nafas, gw lebih kuat darinya karena gw rajin berolahraga menjaga stamina. Tak lama tanganku menyusup ke balik roknya untuk mencari vaginanya dan membelainya dari luar. Kurasakan celana dalamnya telah basah.

Tante Indah merapatkan kakinya. Itu adalah penolakan yang kedua. Kepalanya menggeleng ketika kutatap matanya. Gw terus menatap matanya dan kembali mencumbunya. Gw tidak akan memaksanya. Tetapi gw punya cara lain. Gw akan membuatnya semakin terangsang dan semakin menginginkan persetubuhan. Perlahan cumbuanku turun ke lehernya.

“Ergh,” kudengar lenguhannya.

Wah, lehernya sensitif nih, pikirku. Dengan intensif gw mencumbunya di leher. Bergerak ke tengkuk hingga membuatnya semakin erat memelukku dan mencumbu telinganya.

“Boy..” rintihnya.

Telinganya juga sensitif. Tante bersorak. Semakin banyak titik tubuhnya yang sensitif, semakin bagus. Lalu tanganku meraba punggungnya. Membuat gerakan berputar-putar dan seolah menuliskan sesuatu di punggungnya. Tante Indah semakin bergairah.

“Ka.. mu.. Na.. kal. U. . pin.. Pintar sekali membuatku.. Bergairah..”

jawabnya terputus-putus. Nafasnya semakin memburu.

“Tante Indah cantik sekali. Gw sangat menginginkanmu, Tante..

Gw ingin membuatmu merasakan kenikmatan tertinggi bersama gw..” bisikku

sambil terus mencium telinganya.

“Tante juga menginginkanmu Boy.. Tapi tante takut..” jawab tante Indah.

Ngentot Tante Indah Si Pemilik Salon

Ya, gw harus membuatnya merasa aman. Dengan gerakan cepat gw melepaskan pelukanku, mengganjal pintu dengan kursi dan kembali mencumbunya. Saat itu di pikiranku cuma satu. Mengunci pintu justru tidak baik. Mengganjal pintu jauh lebih baik.

Kulihat Tante Indah merespons ciumanku dengan lebih kuat. Tanganku kembali mencoba merangsang vaginanya. Kali ini kakinya agak terbuka.

Gw berhasil memasukkan jariku dan menyentuh vaginanya. “Aahh..” Tante Indah semakin terangsang. Kakinya terbuka semakin lebar. Kini gw sangat leluasa merangsang vaginanya. Jariku masuk menemukan klitoris dan membuatnya makin hebat dilanda badai birahi. Entahlah, gw sangat tenang dalam melakukannya.

Semakin intensif gw merangsang titik-titik lemah tubuhnya, gw semakin tenang. Gw seperti maestro yang sangat ahli melakukan tugasnya. Wah, rupanya gw berbakat dalam menyenangkan wanita, pikirku sampai tersenyum sendiri.

Tante Indah semakin dilanda birahi. Tangannya kini tidak malu-malu melepas kancing celana gw dan mencari kontolku. Setelah menemukannya di balik celana dalamku, dia meremas dan mengocoknya.

Gw semakin terbakar.

Kami sama-sama terbakar hebat. Perlahan gw melepas turun celana dalamnya. Tidak perlu dilepas. Gw menatap matanya meminta persetujuannya. Mata Tante Indah nanar. Dia sangat kehausan dan sudah pasrah menerima apa pun perbuatanku.

Perlahan kontolku menembus liang vaginanya tanpa kondom. Gw merasakan kenikmatan yang dahsyat. Benar-benar jauh lebih nikmat dibandingkan dengan memakai kondom. Gw berani tanpa kondom karena gw yakin dengan kesehatan Tante Indah. Gw mulai melakukan tugasku.

Mendorong masuk, menarik keluar, memutar, memompa kembali dan kami bercinta dengan dahsyat. Suara kontolku yang mengocok vaginanya terdengar khas. Gw mengerahkan segenap kekuatanku untuk menaklukkannya.

Tetapi benar-benar tanpa kondom membuatku kontolku lebih sensitif hingga belum begitu lama, gw sudah merasakan di ambang orgasme.

 Segera kuhentikan aksiku. Kucabut kontolku dan gw menenangkan diri. Kami berciuman. Gw tak mau birahi Tante Indah surut. Setelah agak tenang gw kembali memasukkan kontolku.

Kali ini gw tidak menggebu dalam memompa kontolku. Gw memilih menikmatinya perlahan-lahan. Setiap sodokan gw lakukan dengan segenap hati hingga menghasilkan desahan dan rintihan nikmat Tante Indah yang sudah dua bulan tidak merasakan nikmatnya bercinta.

Gelombang badai birahi kembali melanda. Keringat kami bercucuran, lumayan untuk membakar lemak. Kami memang sedang berolahraga, olahraga paling nikmat sedunia. Making love. Bercinta sangat baik untuk tubuh.

Tidak hanya tubuh, tetapi pikiran juga jadi fresh. Secara teoretis, ada semacam zat penenang yang dihasilkan tubuh saat kita bersenggama, dan zat itu membuat kita sangat nyaman. Gw heran juga dengan diriku yang ternyata cukup kuat bercinta tanpa kondom.

Kontolku terasa agak panas. Gw belajar menahan nafas dan sesekali saat kurasakan gw hendak mencapai puncak, gw menghentikan kocokanku. Cukup sulit memang menahan orgasme.

Gw berusaha seperti menahan kencing. Dan usaha gw berhasil. Setidaknya gw bisa bercinta cukup lama mengimbangi Tante Indah yang perlahan tapi pasti semakin menuju puncak. Muka tante Indah semakin kemerahan.

Wajahnya yang mungil tampak sangat cantik ketika sedang dilanda birahi.

“Tante Indah cantik sekali.. Hebat juga ketika bercinta..” bisikku.

Lidahku kembali mencumbui payudaranya yang semakin penuh dengan keringat.

“Arg.., U. . juga.. Enak sekali, Boy..” ceracaunya.

Tante Indah bolak-balik memejamkan mata, membuka mata dan menggigit bibirnya. Nafasnya sangat tidak teratur. Ngos-ngosan dan rambutnya semakin acak-acakan terkena keringat. Wah, pemandangan yang seksi sekali saat seorang wanita bercinta.

Sebenarnya gw ingin mengubah posisi lagi. Gw ingin lebih lama bercinta. Tetapi gw agak khawatir juga. Sudah cukup lama kami di dalam ruangan ini.

Gw khawatir nanti tiba-tiba mengintip atau mencuri dengar. Dari bahasa tubuh Tante Indah, gw yakin orgasmenya sudah semakin dekat. Gerakan tubuhnya semakin cepat. Cengkeraman tangannya di punggungku kurasa telah melukai punggungku.

Terkadang giginya bergemeretak menahan nikmat. Dia tampak sekali berusaha untuk tidak menjerit.

“Agh.. Arrhhk.. tante sudah ham.. pir..” rintihnya.

Tanganku meraih bra Tante Indah dan meletakkannya di mulutnya supaya dia bisa menggigit bra itu. Daripada menjerit, lebih baik menggigit bra sekuatnya. Kontolku semakin gencar menghunjam vaginanya. Sodokanku semakin kuat dan temponya kupercepat.

Gw belajar untuk sama-sama mencapai orgasme dengan Tante Indah walaupun menurutku sangat sulit untuk bisa orgasme bersamaan. Setidaknya, tante berencana membiarkannya orgasme terlebih dulu, baru gw menyusul.

“Arghh.. Ya.. Terus.. Yah.. Dikit lagi..” erang Tante Indah

agak tidak jelas karena sambil menggigit bra. Gw menjaga semangat dan menjaga kontolku agar tetap kuat bertempur. Kurasakan kontolku juga semakin panas.

Gw juga sudah mendekati puncak. Aliran pejuuuh dari bawah sudah merambat naik siap menyembur. Gerakan Tante Indah semakin menyentak-nyentak.

Untung meja di ruangan itu adalah meja kayu yang kosong. Kalau seandainya ada buku atau ballpoint pasti sudah berantakan terlempar. Beberapa saat kemudian gw merasakan tubuh Tante Indah bergetar hebat.

Menghentak-hentak dan tangannya mencengkeram sangat-sangat-sangat-kuat. Dia memelukku sangat erat. Dari mulutnya keluar semacam raungan yang tertahan.. Seandainya ini di kamar hotel, pasti dia sudah menjerit sepuasnya.

“Aargghh.. Sstt..”

 Gw merasakan ada cairan hangat meleleh keluar. Tidak seberapa banyak tetapi membuat kontolku semakin panas. Tante Indah orgasme sementara gw juga sudah semakin dekat. Inilah saatnya.

Gw mempercepat kocokanku. Cepat.. Dan gw mencabut kontolku.

Crot..!! Srr.. R.. Srr.. Srr.. Pejuuuh gw berhamburan

muncrat di perut dan dada Tante Indah. Ah.., nikmat sekali mencapai puncak. Perjuanganku tidak sia-sia. Gw yang selama ini rutin berlatih menahan kencing, melatih otot-otot perut dan kontolku, sukses mengantarkan Tante Indah menggapai orgasmenya.

Dibandingkan ketika making love dengan Rini dan Maya, kali ini lebih mendebarkan dan menantang. Tante Indah segera mencari tissue dan membersihkan ceceran pejuuuh gw. Kurang dari semenit kemudian dia sudah memakai bra dan kemejanya kembali. Celana dalam dan roknya tinggal merapikan saja.

Gw pun tinggal merapikan celana gw. Beberapa saat kami berpandangan. Ada rona puas di wajah Tante Indah.

Dia tersenyum manis. Sekarang dia bukan lagi sekedar clientku. Bukan lagi sekedar orang tua muridku. Sekarang dia adalah partner sex-ku. Ada rasa aneh menjalar di tubuhku. Gw tiba-tiba merasa begitu menghormati wanita di hadapanku ini.

Sinar matanya yang tegas, pembawaannya yang mandiri, dikombinasi dengan senyum dan kelembutannya, sungguh mempesona. Gw sangat bangga bisa memberinya kenikmatan.

“Maaf Tante.. Sudah melangkah jauh sekali..” kata gw.

“Ya! U. . tidak sopan sekali, tadi!” katanya

bergurau tetapi dalam nada agak tegas.

Kami pun tertawa bersama. Gw memeluknya. Mencium dahinya. Merapikan rambutnya yang agak basah terkena keringat. AC di ruangan itu sangat membantu tubuh kami cepat kering.

“Habis Tante Indah, sudah tahu gw lagi horny malah diundang kemari..” kata gw membela diri.

“Terus terang tante juga lagi pengen, Boy. Begitu tahu U. . ternyata sudah pengalaman, tante jadi tergoda denganmu. Tapi memang tadi tante sangat takut melangkah.

Untung U. .nya nekat.. tante jadi terpuaskan, deh.

Makacih ya..”


Ya ampun.. Bisa-bisanya Tante Indah bicara manja seperti ini.

Gw sampai merasa bagaimana.. gitu. Aneh. Wanita memang makhluk paling aneh sedunia. Di balik penampilannya yang keras dan tegar, toh dia tetap wanita juga.

Sisi lembutnya tetap ada.

“Ya.. Gw juga senang sekali bisa memuaskan Tante Indah. Gw juga belajar banyak lho. Sepertinya tadi Tante Indah kurang suka dengan permainan tanganku di vagina ya?”

“Bukan begitu. tante tidak tahu apakah tanganmu bersih atau tidak. Tapi lama kelamaan karena enak, ya sudah.. diteruskan saja..”

“Oh jangan kuatir..

Gw selalu sedia handy desinfectant kok. Biar tanganku bebas kuman.” Kata gw menenangkannya.

Gw tadi memang pakai handy desinfectant, tapi kan tetap saja gw pegang setir mobil.


“Yah baguslah. tante juga suka karena U. . selalu terlihat bersih dan harum..”

Tante Indah mencium bibirku lagi. Kami kembali berpagutan. Lidahku kembali menerobos mulutnya. Menekan lidahnya, saling bergelut.

Kami terus berciuman sambil berpelukan. Banyak laki-laki melupakan kenyataan bahwa ada hubungan yang harus dibina setelah kita berhubungan sex. Setelah terjadi orgasme, wanita tetap membutuhkan sentuhan, pelukan dan ciuman.

Wanita sangat berharga. Jangan sampai kita para laki-laki, begitu mendapatkan orgasme, langsung selesai begitu saja. Harus Ada after orgasm service.

Ini adalah salah satu kunci yang gw pegang untuk membuat wanita merasa nyaman bersama gw.

Kami berpelukan dan dengan jelas gw mendengar suara Tante Indah..

“Tante menyayangimu, Boy. Terima kasih buat semuanya. tante merasa dihargai dan dibutuhkan olehmu..” kata-kata ini tidak akan pernah gw lupakan. Sekian